Office Address

Graha STR, Lt. 4, Jl. Ampera Raya No.11, Jakarta Selatan

WhatApp

+6281319261108

Email Address

admin@positifkreatif.id

Ketidakpastian Geopolitik Global dan Dampaknya terhadap Industri Energi dan Bisnis

Ketidakpastian Geopolitik Global dan Dampaknya terhadap Industri Energi dan Bisnis

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi kondisi yang semakin tidak pasti. Ketegangan geopolitik antarnegara, konflik bersenjata di sejumlah kawasan, serta persaingan ekonomi global telah menciptakan situasi yang sulit diprediksi. Dampaknya tidak hanya dirasakan dalam hubungan internasional, tetapi juga langsung memengaruhi perekonomian global dan aktivitas bisnis di berbagai sektor.

Laporan Global Risks Report yang dirilis oleh World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa ketidakpastian geopolitik kini menjadi salah satu risiko terbesar dunia. Konflik antarnegara, persaingan ekonomi, dan melemahnya kerja sama global dinilai dapat memicu gangguan perdagangan, fluktuasi harga komoditas, serta ketidakstabilan pasar. Kondisi ini membuat banyak perusahaan harus berhadapan dengan risiko yang semakin kompleks dan cepat berubah.

Laporan tersebut juga mencatat bahwa hubungan antarnegara semakin renggang, dengan penurunan kerja sama multilateral serta meningkatnya kecenderungan penggunaan instrumen ekonomi sebagai alat strategi nasional. Hal ini mencerminkan bagaimana tekanan geopolitik tak lagi hanya terjadi dalam ranah militer, tetapi juga dalam ranah ekonomi global yang memengaruhi perdagangan dan investasi. 

Selain itu, International Monetary Fund (IMF) juga menyoroti bahwa ketegangan geopolitik dan kebijakan ekonomi yang tidak menentu dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi global. Gangguan rantai pasok, naik turunnya harga energi, serta menurunnya kepercayaan investor menjadi tantangan nyata yang dihadapi banyak negara, termasuk negara berkembang seperti Indonesia. 

Ketidakpastian geopolitik

Model bisnis tradisional yang sebelumnya sangat bergantung pada efisiensi rantai pasok global (just-in-time) kini dipaksa bertransformasi menjadi model yang mengutamakan ketahanan (just-in-case). Ketidakpastian global bukan lagi sekadar "kebisingan" di latar belakang, melainkan determinan utama dalam pengambilan keputusan strategis.

Perusahaan tidak lagi cukup hanya melakukan optimasi pada aspek operasional internal. Dinamika geopolitik mulai dari fragmentasi perdagangan antara blok ekonomi besar, proteksionisme teknologi, hingga pergeseran aliansi regional telah menciptakan apa yang oleh para ahli disebut sebagai "Polikrisis." Dalam kondisi ini, perubahan kebijakan internasional tidak hanya memengaruhi sentimen pasar, tetapi berdampak langsung pada struktur biaya produksi, volatilitas nilai tukar, dan akses terhadap modal investasi.  
 

Referensi:

Admin Poskre
Author

Admin Poskre

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tetap terhubung dengan kami!

Dapatkan tips bisnis, penawaran eksklusif, dan informasi terbaru langsung ke email Anda.

shape